Kajari Bandar Lampung: Pegawai Korupsi Akan Dipecat dan Dipidana
Kajari Bandar Lampung: Pegawai Korupsi Akan Dipecat dan Dipidana

By kejari bandar Lampung 19 Sep 2019, 03:30:05 WIBBerita Kejari Bandar Lampung

Kajari Bandar Lampung: Pegawai Korupsi Akan Dipecat dan Dipidana

Keterangan Gambar :


Kajari Bandar Lampung: Pegawai Korupsi Akan Dipecat dan Dipidana

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bandar Lampung meneken Pakta Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBN).

Penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen memberantas korupsi tersebut dilakukan di kantor Kejari Bandar Lampung, Jalan WR Supratman, Bandar Lampung, Senin, 4 Februari 2019.

Kajari Bandar Lampung Hentoro Cahyono menuturkan, komitmen ini sesuai petunjuk pimpinan untuk ikut berperan serta dalam pemberantasan korupsi.

• Tujuh Tahun Menghilang, DPO Kejari Bandar Lampung Empat Kali Pindah Rumah

"Ini komitmen bersama seluruh pegawai Kejari Bandar Lampung untuk menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani," ungkap Hentoro dalam rilis yang diterima Tribunlampung.co.id.

Melalui komitmen ini, kata Hentoro, para pegawainya sudah berjanji untuk tidak melakukan tindak korupsi.

Jika ada yang melanggar, akan diberikan sanksi.

"Jika ada indikasi kesalahan, termasuk norma-norma dan ketentuan kepegawaian, maka akan saya teruskan ke Pak Kajati," kata Hentoro.

Hentoro menegaskan, pegawai yang terbukti melakukan korupsi sekecil apa pun akan dipecat.

"Saya akan memberikan sanksi terberat berupa pemecatan, bahkan ada pidananya, jika memang terbukti. Saya juga akan lebih intens lagi dalam pengawasan di seluruh bidang apa pun itu," tandasnya.

Sertijab Kasi Datun

Selain penandatanganan pakta integritas WBK dan WBBN, Kejari Bandar Lampung juga menggelar serah terima jabatan (sertijab) posisi kepala seksi perdata dan tata usaha negara (kasi datun).

Rita Susanti, kasi datun sebelumnya, mendapat promosi di bidang pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. 

Posisinya digantikan oleh Yani Mayasari, yang sebelumnya menjabat Kasi Pidun Kejari Kalianda, Lampung Selatan.

• Pakai Narkoba, Ini Sanksi bagi Dua Oknum PNS Kejari Bandar Lampung

Dalam kesempatan ini, Rita menitipkan pekerjaan rumah kepada Kasi Datun Kejari Bandar Lampung Yani untuk menagih pemulihan keuangan negara.

"Saya yakin pengganti saya mampu bersaing dan bisa melanjutkan apa yang sudah saya kerjakan," ungkapnya.

Selama menjadi Kasi Datun Kejari Bandar Lampung, Rita telah banyak melakukan pemulihan keuangan negara.

Di antaranya, penagihan terhadap PT Pelindo dan PBB dengan DPRD Bandar Lampung. 

"Total tagihan PT Pelindo sebesar Rp 11 miliar. Tapi, kami sudah menagih sebesar Rp 6,5 miliar. Lalu untuk PBB dengan DPRD Kota kami berhasil menagih sebesar Rp 4,5 miliar," tuturnya.

Yani mengaku siap melanjutkan apa yang telah dicapai oleh pejabat sebelumnya. 

"Saya akan melaksanakan program-program yang telah dilaksanakan oleh Ibu Rita sebelumnya dan berusaha lebih baik lagi," tegasnya. (*)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Email dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda tentang Pelayanan KEJAKSAAN NEGERI BANDAR LAMPUNG
  Buruk
  Biasa
  Baik
  Sangat Baik

Komentar Terakhir

  • innuoca

    http://mewkid.net/buy-xalanta/ - Amoxicillin <a ...

    View Article
  • egiolafukubuc

    http://mewkid.net/buy-xalanta/ - Buy Amoxicillin <a ...

    View Article
  • omiurixatuon

    http://mewkid.net/buy-xalanta/ - Dosage For Amoxicillin 500mg <a ...

    View Article
  • ekosadew

    http://mewkid.net/buy-xalanta/ - Amoxicillin Online <a ...

    View Article