Kejari Bandar Lampung Tangani 8 Terpidana Mati dan Seumur Hidup

Setidaknya ada delapan terpidana hukuman mati dan hukuman seumur hidup yang ditangani Kejari Bandar Lampung hingga pertengahan 2018. Terpidana ini secara keseluruhan masih mengupayakan supaya hukuman berat yang dijatuhkan dapat diringankan.

Kedelapan narapidana hukuman mati dan seumur hidup tersebut secara keseluruhan kasus narkoba, diancam dengan pidana pasal 114 Ayat (2) JO Pasal 132 Ayat (1) Undang undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, ada pun nama dari delapan terpidana yakni Romi Putra, Sulaiman Jasum, Sarkawi, Haryono, Hendrik Saputra, Ridho Ydiantara, Risqi Ari Jumanto, Satria Aji Andika.
“Secara keseluruhan masih dalam upaya hukum lain seperti kasasi dan upaya hukum banding, yang sudah inkrah ada tiga terpidana. tiga orang ini sudah tidak ada upaya hukum lagi atau sudah Inkrah,” kata Kajati Lampung Susilo Yustinus.
Ketiga narapidana mati tersebut yakni Leong Kim Ping alias Away warga Malaysia dan Enrisal alias Buyung warga Indonesia yang dinyatakan bersalah melanggar Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kemudian, Waluyo alias Yo yang dinyatakan bersalah melanggar Pasal 365 (1) ke-1 dan 2 Ayat (3) dan (4) KUHP. “Keputusan untuk tiga terpidana ini sudah dinyatakan final atau in kracht. Untuk yang lainnya masih dalam proses upaya hukum,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *